KurcaCi dan Malaikat Penolong.
Alkisah, suatu hari di sebuah hutan terdapat seorang kurcaci yang sedang merasakan kesedihan yang teramat dalam. Dia merasa sedih karena kehilangan seseorang yang teramat disayanginya. Kesedihannya sedemikian mendalamnya, hingga terasa kehilangan semangat hidupnya. Mungkin seandainya dia tidak ingat bahwa bunuh diri merupakan suatu dosa, dia akan melakukannya karena merasa bahwa hidupnya saat itu tidaklah berarti lagi. Namun dia sadar, perbuatan itu hanyalah sebuah dosa, dan tidak akan menyelesaikan masalahnya. Untuk itulah si kurcaci terus bertahan hidup dalam kesedihannya. Dia selalu berusaha untuk tetap tegar menghadapi hidup, berusaha bangkit dari keterpurukan, dan mengembalikan senyumnya.
Waktu terus berjalan, meskipun dapat terus bertahan hidup dengan tegarnya, kurcaci masih belum bisa mengembalikan senyumnya seperti sedia kala. Namun meskipun demikian si kurcaci tak pernah patang arang. Sehingga hari-hari kurcaci saat itu layaknya peribahasa Hidup Segan mati tak mau.
Namun, ketegaran si Kurcaci ternyata tidak tanpa hasil apa2. Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan yang selalu diingatnya setiap waktu pada suatu ketika menurunkan rahmatnya. Dia tidak ingin membiarkan si Kurcaci mati dalam keputusasaan. Kemudian Dia mengutus seorang malaikatNya untuk membantu membangkitkan semangat hidup si Kurcaci.
pada hari-hari selanjutnya, semangat hidup si Kurcaci mulai bangkit. Sang malaikat cantik penolongnya berhasil membangkitkan semangat hidup si Kurcaci. Senyum di bibir si Kurcaci pun semakin tampak kembali pada hari-hari kehidupan si Kurcaci. Hari-hari suram kurcaci kini sudah berganti dengan hari-hari ceria. Dan tanpa sadar ternyata si Kurcaci mulai jatuh hati pada sang Malaikat penolongnya. Meskipun dengan keras dia menolak bahwa hal itu telah terjadi pada kurcaci, namun hati si Kurcaci tak bisa membantahnya. Yah, si Kurcaci telah tahu dia kini telah jatuh hati pada malaikat penolngnya. Namun dia tidak pernah berani untuk mengatakan hal itu. Si Kurcaci sadar dan tahu diri, bahwa dia terlahir ke dunia ini hanya sebagai manusia kurcaci, dan tak layak jatuh hati pada seorang malaikat, apalagi malaikat penolongnya. Maka si Kurcaci pun bersumpah untuk tidak pernah mengatakan apa yang dirasakan hatinya, kepada orang lain, apalagi kepada malikat cantik penolongnya...
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Apakah pesan yang terkandung dalam cerita ini?? Kirimkan jawaban anda ke blog ini dan dapatkan hadiah menarik... Caranya: KEtik Kurcaci SPASI Jawaban. Buruan!!!! :p
Waktu terus berjalan, meskipun dapat terus bertahan hidup dengan tegarnya, kurcaci masih belum bisa mengembalikan senyumnya seperti sedia kala. Namun meskipun demikian si kurcaci tak pernah patang arang. Sehingga hari-hari kurcaci saat itu layaknya peribahasa Hidup Segan mati tak mau.
Namun, ketegaran si Kurcaci ternyata tidak tanpa hasil apa2. Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan yang selalu diingatnya setiap waktu pada suatu ketika menurunkan rahmatnya. Dia tidak ingin membiarkan si Kurcaci mati dalam keputusasaan. Kemudian Dia mengutus seorang malaikatNya untuk membantu membangkitkan semangat hidup si Kurcaci.
pada hari-hari selanjutnya, semangat hidup si Kurcaci mulai bangkit. Sang malaikat cantik penolongnya berhasil membangkitkan semangat hidup si Kurcaci. Senyum di bibir si Kurcaci pun semakin tampak kembali pada hari-hari kehidupan si Kurcaci. Hari-hari suram kurcaci kini sudah berganti dengan hari-hari ceria. Dan tanpa sadar ternyata si Kurcaci mulai jatuh hati pada sang Malaikat penolongnya. Meskipun dengan keras dia menolak bahwa hal itu telah terjadi pada kurcaci, namun hati si Kurcaci tak bisa membantahnya. Yah, si Kurcaci telah tahu dia kini telah jatuh hati pada malaikat penolngnya. Namun dia tidak pernah berani untuk mengatakan hal itu. Si Kurcaci sadar dan tahu diri, bahwa dia terlahir ke dunia ini hanya sebagai manusia kurcaci, dan tak layak jatuh hati pada seorang malaikat, apalagi malaikat penolongnya. Maka si Kurcaci pun bersumpah untuk tidak pernah mengatakan apa yang dirasakan hatinya, kepada orang lain, apalagi kepada malikat cantik penolongnya...
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Apakah pesan yang terkandung dalam cerita ini?? Kirimkan jawaban anda ke blog ini dan dapatkan hadiah menarik... Caranya: KEtik Kurcaci SPASI Jawaban. Buruan!!!! :p

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home